Pupuk Sawit

PUGAM : Pupuk Rendah Emisi GRK untuk Lahan Gambut

Balai Penelitian Tanah (Balittanah) berhasil membuat formula pupuk khusus untuk lahan gambut. Selain dapat meningkatkan produktivitas lahan dan efisiensi pemupukan, Pugam mampu menekan laju emisi gas rumah kaca (GRK), khususnya karbon dioksida, dan meningkatkan stabilitas gambut.

Indonesia memiliki lahan gambut tropis 18,6 juta ha, 6 juta ha di antaranya potensial untuk pertanian. Lahan gambut tergolong  marginal dan rapuh sehingga pemanfaatannya harus hati-hati.

Lahan gambut juga dikenal memegang peran penting  sebagai pengatur hidrologi dan penyimpan karbon dalam jumlah sangat besar, yang potensial menjadi sumber emisi karbon. Oleh karena itu, pemerhati lingkungan menghendaki agar ekosistem gambut dikonservasi untuk menghindari pemanasan global. Namun di lain pihak, petani dan pelaku pertanian di beberapa daerah sangat bergantung pada lahan gambut sebagai sumber kehidupan. Lahan gambut dimanfaatkan untuk usaha tani tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan. Saat ini 1,7 juta ha perkebunan kelapa sawit berada di lahan gambut yang produktivitasnya tidak kalah dengan lahan mineral. Oleh karena itu, harus ada win win solution agar dua kepentingan tersebut, yaitu aspek lingkungan dan ekonomi, dapat berjalan selaras.

Usaha memitigasi laju emisi GRK di lahan pertanian dapat dilakukan melalui pengembangan inovasi teknologi pengelolaan lahan, yang meliputi pengelolaan air, ameliorasi, dan pemupukan yang tepat. Tindakan yang sama juga ditujukan untuk memperbaiki  pertumbuhan dan produktivitas tanaman di lahan gambut. Namun, sering kali teknologi yang baik untuk memperbaiki pertumbuhan dan produktivitas tanaman akan menghasilkan emisi GRK yang tinggi. Demikian pula, teknologi yang baik untuk menekan emisi GRK, berdampak buruk terhadap pertumbuhan tanaman. Hal ini sangat berkaitan dengan karakteristik gambut dan aktivitas mikroba perombak.

Tanah gambut memiliki perbedaan yang sangat mendasar dengan tanah mineral. Oleh karena itu, teknologi yang baik untuk tanah mineral, belum tentu baik untuk tanah gambut.

Pemanfaatan lahan gambut untuk budi daya tanaman hortikultura dan perkebunan kelapa s a w i t .

Pemanfaatan lahan
gambut untuk budi
daya tanaman
hortikultura dan
perkebunan kelapa
s a w i t .

Demikian pula sebaliknya, perlakuan yang buruk untuk tanah mineral belum tentu buruk untuk tanah gambut.

Dengan mempelajari karakteristik yang khas dari tanah gambut dan menday agunakan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan, Balai Penelitian Tanah di Bogor berhasil membuat formula pupuk yang spesifik untuk lahan gambut. Formula pupuk tersebut disebut “Pugam”, akronim dari pupuk gambut. Saat ini, dua formula Pugam, yaitu Pugam A dan Pugam T telah melewati pengujian di laboratorium, rumah kaca, dan di lapangan dengan hasil yang memuaskan.

Pugam A dan Pugam T adalah pupuk majemuk yang mengandung fosfat (P), magnesium (Mg), dan silikat (Si). Ketiga unsur ini sangat penting bagi tanaman. Selain tiga unsur tersebut, Pugam juga mengandung besi (Fe), aluminium (Al), seng (Zn), dan tembaga (Cu), unsur yang selain dibutuhkan tanaman juga penting untuk mengikat asamasam organik beracun agar tidak mengganggu pertumbuhan akar tanaman. Terikatnya asam-asam organik menjadi khelat membuat bahan organik lebih stabil dan emisi karbonnya berkurang.

Untuk memproduksi secara massal dan memasarkan Pugam, Balai Penelitian Tanah menjalin kerja sama dengan PT Polowijo Gosari dan PT Krakatau Steel. Pada tahap awal akan dibangun pabrik mini Pugam A berkapasitas 100.000 t/tahun. Pupuk Pugam diperuntukkan bagi tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan. Pasar potensial adalah perkebunan kelapa sawit, terutama yang berada di lahan gambut, yang akhirakhir ini mendapat sorotan dunia internasional. Penggunaan pupuk Pugam diharapkan dapat meredam isu-isu lingkungan dalam kaitannya dengan pemanasan global.

Bahan Baku Pugam

Pugam A dibuat dengan memanfaatkan limbah industri baja PT Krakatau Steel (KS), yang berupa terak baja (slag). Saat ini PT KS menghasilkan sekitar 300.000 ton terak baja per tahun yang pemanfaatannya masih sangat terbatas karena tergolong limbah B3. Produksi slag bisa meningkat menjadi 600.000 t/tahun bila PT KS berproduksi sesuai kapasitas terpasangnya. Bila slag dimanfaatkan sebagai bahan baku Pugam, hal ini akan membantu beban perusahaan  dalam mengelola limbahnya.

Bahan baku lainnya adalah fosfat alam grade C yang mengandung sesquioksida (oksida Fe dan Al) tinggi. Fosfat alam ini mengandung hara fosfat cukup tinggi (> 28%), tetapi tergolong kualitas rendah sehingga harganya lebih murah. Jenis fosfat alam ini banyak ditemukan di Christmas Island sehingga disebut CIRP. Bahan baku lainya seperti dolomit banyak tersedia di Indonesia. Semua bahan dicampur dan dibentuk granul sehingga mudah diaplikasikan.

Efektivitas Pugam

Pugam mengandung hara P, Ca, Mg, Si, unsur mikro, dan kation polivalen. Pugam memiliki sifat higroskopis rendah sehingga dapat disimpan di tempat terbuka dalam waktu lama, tanpa mengalami perubahan fisik.

Efektivitas Pugam dalam menekan emisi GRK dan pencucian hara diuji di rumah kaca dengan menggunakan pot yang diisi gambut ombrogen. Dosis pemupukan Pugam setara dengan 90 kg P2O5/ha mampu menekan emisi GRK 47%. Hal ini karena asam-asam organik monomer saling berikatan melalui jembatan kation polivalen sehingga tidak mudah mengalami degradasi. Pupuk konvensional bisa memicu aktivitas mikroba sehingga memicu dekomposisi dan emisi gas rumah kaca. Pugam juga mampu menekan pencucian hara P karena bersifat lepas lambat (slow release ) dan membentuk muatan positif pada kation polivalen yang mengikat ion fosfat sehingga tidak mudah tercuci. Jumlah hara yang tercuci jika menggunakan pupuk SP36 20 kali lebih besar dibandingkan dengan P u g a m .

Pengaruh Pugam pada tanaman jagung di rumah kaca.

Percobaan menggunakan tanaman jagung di rumah kaca menunjukkanPugam berpengaruh sangat signifikan. Biomassa kering tanaman jagung meningkat lebih dari 30 kali lipat dibandingkan  dengan menggunakan pupuk NPK konvensional. Bila menggunakan pupuk konvensional (urea, SP36, dan KCl), tanaman jagung tidak berkembang dan menunjukkan defisiensi hara yang parah, baik N, P maupun K. Dosis optimum pupuk Pugam untuk tanaman jagung adalah 600-725 kg/ha.

Serapan hara N, P, K, Ca, Mg, dan S juga meningkat tajam sebagai akibat membaiknya media perakaran tanaman. Hal ini juga terlihat dari biomassa akar yang meningkat sangat signifikan dengan perlakuan P u g a m .

Gambut tropis mengandung asam-asam organik fenolat yang beracun bagi tanaman. Pugam dalam hal ini berfungsi sebagai amelioran. Kation-kation polivalen yang ada dalam Pugam akan mengkompleks asam-asam organik beracun tersebut dengan membentuk khelat yang tidak beracun dan tidak mudah diuraikan oleh mikroorgan i s m e .

Pengujian Pugam pada tanaman kacang tanah

Pengujian pada tanaman kacang tanah yang ditanam setelah tanaman jagung, juga menunjukkan Pugam lebih unggul dibandingkan pupuk konvensional. Dengan pupuk NPK konvensional, tanaman kacang tanah tidak dapat membentuk polong (steril), sedangkan bila dipupuk Pugam, tanaman dapat membentuk polong cukup banyak. Sebagian besar polong berisi penuh dan hanya sebagian kecil yang hampa. Pada saat panen, daun masih terlihat hijau sehingga potensial untuk pakan ternak

Pengujian efektivitas Pugam di lapangan telah dilakukan di empat provinsi melalui kegiatan Indonesian Climate Change Trust Fund (ICCTF) sektor pertanian, yaitu di Kalimantan Selatan, Kalimantan  Tengah, Riau, dan Jambi. Hasil penelitian menunjukkan, pemberian Pugam mampu mengurangi emisi CO2 antara 20-30%. Pugam yang diaplikasikan pada tanaman sela  jagung di perkebunan karet dan kelapa sawit mampu meningkatkan hasil jagung secara signifikan. Pada tanaman pokok kelapa sawit umur tiga tahun, aplikasi Pugam meningkatkan produksi tandan buah segar. Pada perlakuan kontrol, tandan buah tidak bisa membentuk buah karena kemungkinan bunga jantan steril. Dengan aplikasi Pugam, tandan buah berhasil membentuk
buah dengan baik (I G.M. S u b i k s a ) .

Informasi lebih lanjut hubungi:
Balai Penelitian Tanah
Jalan Tentara Pelajar No. 12
Bogor 16114
T e l e p o n : ( 0 2 5 1 ) 8 3 2 3 0 1 2
8 3 3 6 7 5 7
F a k s i m i l e : (0251) 8321608
E – m a i l :
b a l i t t a n a h @ l i t b a n g . d e p t a n . g o . i d
i g m _ s u b i k s a @ y a h o o . c o . i d

Sumber :

http://pustaka.litbang.deptan.go.id

Pupuk Khusus Lahan Gambut : PUGAM-A

"Pupuk khusus untuk lahan gambut"

Pupuk khusus untuk lahan gambut

Potensi pertanian untuk lahan gambut baik untuk tanaman pangan dan perkebunan sangat luas. Hal ini merupakan potensi pasar yang besar sekaligus untuk meningkatkan produktivitas. Pupuk Lahan Gambut atau yang lebih dikenal PUGAM telah dihasilkan para peneliti Balai Penelitian Tanah dalam upaya mendukung pengelolaan lahan gambut yang lestari, meningkatkan produktivitas tanah, menekan emisi gas rumah kaca (GRK), meningkatkan propduksi tanaman maupun perkebunan.

Luas lahan gambut di Indonesia sekitar 33,4 juta ha yang sebagian tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Papua. Gambut tergolong pada lahan sub-optimal dengan kendala kesuburan tanah rendah dan sifat fisik tanah yang rapuh. Dalam pengelolaan dan penggunaan lahan gambut sebagai tempat ekstensifikasi pertanian, perlu memperhatikan keberkelanjutan dan aspek-aspek konservasi yang ada didalamnya.

Badan Litbang Pertanian melalui Balai Penelitian Tanah telah menghasilkan beberapa formula pupuk khusus untuk lahan gambut (PUGAM), salah satunya yang sudah teruji adalah PUGAM-A. Pupuk PUGAM-A yang telah dilisensikan kepada PT. Polowijo Gosari adalah pupuk khusus lahan gambut yang diformulasikan dari bahan terak baja dan diperkaya dengan fosfat serta bahan lain yang aktif sebagai senyawa pengkhelat.

PUGAM-A adalah pupuk slow release berbentuk granul yang berperan untuk mensuplai hara tanaman, juga berfungsi sebagai amelioran untuk mengurangi pengaruh buruk asam organik beracun, mengurangi pencucian hara P dan efektif menekan menekan emisi CO2. PUGAM-A efektif mengurangi pencucian P karena PUGAM-A memiliki sifat slow release dan membentuk tapak jerapan positif pada gambut sehingga mampu menahan pencucian P.

Dosis optimum PUGAM-A untuk tanaman pangan adalah 600 – 725 kg/ha. Untuk tanaman berikutnya, dosis PUGAM-A yang diperlukan hanya separuh tanaman pertama yaitu antara 300 – 365 kg/ha. Pemupukan untuk tanaman perkebunan (khususnya kelapa sawit) : TBM umur 1 – 3 th diperlukan 2-3 kg/tanaman/th, untuk tanaman menghasilkan (TM) sekitar 4 – 5 kg/tanaman/tahun.

Sumber :

http://www.litbang.deptan.go.id/

Aneka merk Pupuk yang Beredar di Masyarakat Petani

Berikut ini adalah aneka j enis pupuk yang beredar di  masyarakat petani, antara lain  :

Merek

Harga

        Bobot Sawit
        Borate 48 Cap Tawon
        DI Grow (Organik) 250 ml / 1 L / 4 L
        KCL Mahkota ( Kanada )
        Kieserite Bola Dunia
        Kieserite Jerman
        Nitromate ( Nitrogen Humate Acid )
        NPK 16-16-16 Cap Tawon
        NPK Jago Tani (Organik)
        NPK Super TE
        NPK Yara 16-16-16
        NPK Yara 16-16-16 Kecil
        NPK+HA Mashitam
        TSP Mahkota (China)
        Urea Kujang
        Urea PUSRI Non Subsidi
        ZPT Ratu Biogen (Organik)

..

Baca juga artikel terkait tentang pupuk di  bawah ini :

Tentang Pupuk untuk pohon sawit dan tanaman lain

Pupuk Yara Liva Nitrabor

.

Pupuk Yara Liva Nitrabor

Yara Liva Nitrabor
Merupakan pupuk mineral yang dirancang untuk aplikasi tanah dalam bercocok tanam. Mengandung nitrogen nitrat dan selaian itu pupuk ini menyediakan juga kalsium dan boron yang diperlukan oleh tanaman.
Boron – meningkatkan kualitas tanaman dengan meningkatkan ketahanan terhadap penyakit.
Menjadikan tanaman berbunga dengan sempurna hingga  menjadi buah. Juga meningkatkan perkembangan akar.

manfaat :

Yara Liva Nitrabor – penyebar pupuk granular yang merata hingga  jarak 24 m.
kemasan kering tersedia dalam 2-4 mm pelet. Higroskopis, begitu cepat larut dalam kontak dengan tanah, atau basah, atau embun pagi.
Formula ini menjamin pengurangan risiko tanaman luka bakar dan sering digunakan untuk bahan bakar tanaman yang sangat menguntungkan yang telah meningkatkan kebutuhan untuk Bor.
Secara normal dapat digunakan untuk  100-400 kg / ha.

Perusahaan yang memproduksi adalah :

Yara International ASA

Yara International ASA, yaitu pembuat pupuk nitrogen terbesar dunia.

Produk-produknya berikut harga dalam kurs mata uang asing yaitu mata uang negara Ukraina, antara lain :

( Delivery terms FCA Fastiv )**
Name of Fertilizer
(Oxide form NPK)
Type Packaging
/Pallet
Price
UAH/t
For crops sensitive to chlorine (vegetable garden, potatoes, etc.)
Yara Mila Cropcare NPK 11-11-21+25SO3+ME (new) granular,
none chlorine
40kg/1200kg
For field crops (sugar beets, corn, rapes, corn, etc.)
YaraMila NPK 7-12-25+7SO3+ME granular 600 kg
YaraMila NPK 18-8-16 +8SO3+2MgO+0,2B+4,2CaO+ME granular 600 kg
YaraMila NPK 7-20-28+7,5SO3+0,04Zn+ME granular 650 kg
  Name of Fertilizer
(Oxide form NPK)
Type    Packaging
/Pallet
Price
UAH/t
Leaf-feeding for all cultures
Yara Folicare NPK 12-46-8+ME water-soluble powder, none chlorine 25kg/1000kg
Yara Folicare NPK 18-18-18+ME water-soluble powder, none chlorine 25kg/1000kg
Yara Folicare NPK 10-5-40+ME water-soluble powder, none chlorine 25kg/1000kg
Yara Folicare NPK 22-5-22+ME (to order) water-soluble powder, none chlorine 25kg/1000kg
Yara Folicare NPK 12-0-38+MgO 1,5%+B 1,5% water-soluble powder, none chlorine 25kg/1000kg
Kemira Folicare NPK 12-0-38+MgO 1,5%+B 1,5% water-soluble powder, none chlorine 25kg/1000kg
Leaf-feeding for all cultures
Yara Vita Gramitrel water-soluble 10l/780l
Yara Vita Brassitrel water-soluble 10l/780l
Yara Vita Bortrac water-soluble 10l/780l
Yara VitaТhiotrac water-soluble 10l/780l
Yara Vita Zintrac water-soluble 5l/600l
Fertigation and foliar feeding of all crops
Yara Kristalon 13-40-13 +МЕ (yellow) water-soluble powder, none chlorine 25kg/1050kg
Yara Kristalon 18-18-18 +МЕ (special) water-soluble powder, none chlorine 25kg/1050kg
Yara Kristalon 3-11-38 +МЕ (brown) water-soluble powder, none chlorine 25kg/1050kg
Calcium nitrate
Yara Liva CalciNit Нітрат (calcium nitrate) water-soluble granular 25kg/1200kg
Yara Liva Nitrabor  (calcium nitrate)  granular 25kg/1200kg
Yara liva Tropicote  (calcium nitrate)  granular 25kg/1000kg
Single component water-soluble fertilizer
Krista K (Potassium nitrate)  water-soluble powder, none chlorine 25kg/1200kg
Krista SOP (Potassium sulfate)  water-soluble granular 25kg/1200kg
Krista MKP (Monopotassium phosphate water-soluble granular 25kg/1225kg  
Special water-soluble fertilizer
Yara Vita Rexolin D12 (chelate iron) powder 5kg/400kg
Yara Vita Rexolin АВС (Complex of elements) powder 5kg/400kg
Yara Vita Tenso Cocktail (Complex of elements) water-soluble powder, none chlorine 1 kg/ 200 kg
Attention! Changed address: 04112 Kyiv, Tankova st.8/of.21

Untuk pemesanan skala distributor ada di :
“Company Agrostatus”LLC

04655 Ukraine Kyiv
Chornomorska st.1/ of.3

tel:  +38 (044) 456-14-56
fax: +38(044) 456-14-57
e-mail: agrostatus@gmail.com
office@agrostatus.com.ua

Pupuk Borax Pentahydrate Granular

.

Borax Pentahydrate Granular