Pohon Karet

Kisah Sukses Petani Karet, Tarsim dari Kutai Barat

10 Juni 2008

Tarsim (60), warga Kampung Sumber Bangun, Kecamatan Sekolaq Darat, Kubar, hanya satu dari ratusan petani di Kubar yang sudah bisa merasakan manfaat berkebun karet.

Hanya bermodalkan lahan seluas kurang lebih 4 hektar, Tarmin, bisa meraih penghasilan Rp16 juta sebulan atau Rp 4 juta per minggu. Padahal, usaha kebun karet tersebut bagi Tarsim hanyalah usaha sampingan. More

Informasi Harga Bahan Olahan Karet (Bokar) 28 Oktober – 02 November 2013 di Propinsi Riau

Tabel Informasi harga bahan olahan karet (Bokar) di wilayah Riau

Nama Perusahaan

Harga Olahan Karet   (Bokar)

    PT P&P Bangkinang

23.000

    PT Andalas Agrolestari

22.000

    PT Tirta Sari Surya

22.000

    PT Rickry Pekanbaru 22.500

Untuk harga lengkap dapat di klik di bawah ini :

Tabel Lengkap Harga Bahan Olahan Karet (Bokar)

Informasi Harga Bahan Olahan Karet (Bokar) 21-26 Oktober 2013 di Propinsi Riau

Tabel Informasi harga bahan olahan karet (Bokar) di wilayah Riau

Nama Perusahaan

Harga Olahan Karet   (Bokar)

    PT P&P Bangkinang

23.000

    PT Andalas Agrolestari

22.000

    PT Tirta Sari Surya

22.000

    PT Rickry Pekanbaru 23.000

Untuk harga lengkap dapat di klik di bawah ini :

Tabel Lengkap Harga Bahan Olahan Karet (Bokar)

Informasi Harga Bahan Olahan Karet (Bokar) Periode 29 Juli – 13Agustus 2013 Propinsi Riau

Tabel Informasi harga bahan olahan karet (Bokar) di wilayah Propinsi Riau untuk Periode 29 Juli – 13 Agustus 2013 :

Nama Perusahaan

Harga Olahan Karet   (Bokar)

PT P&P Bangkinang

18.500

PT Andalas Agrolestari

18.000

PT Tirta Sari Surya

18.000

PT Rickry Pekanbaru

18.500

-

Untuk harga lengkap dapat di klik di bawah ini :

Tabel Lengkap Harga Bahan Olahan Karet (Bokar)

Gama ProLaD (instrumen detektor kadar karet kering dalam lateks yang cepat, akurat, dan portable)

LPPT bekerjasama dengan Balai Penelitian (Balit) Getas Salatiga berhasil mengembangkan alat ukur kadar karet kering (KKK) atau alat ukur kadar karet dalam lateks. Ide semula berasal dari Balit Getas yang memang bergerak dalam bidang penelitian karet alam. Kedepan, alat ini diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan di bidang agribisnis karet. Lateks adalah getah karet yang disadap dari pohon karet. Alat yang dikembangkan ini, dinamakan Gama-ProLaD (Percentage Latex Detector), mampu mendeteksi kadar karet dalam lateks dengan mudah, akurat dan cepat (kurang dari 30 detik) tanpa perlakuan khusus pada lateks. Keunggulan lainnya adalah portable, sehingga dapat diterapkan langsung di kebun karet amupun di  tempat pengumpulan hasil (TPH). Untuk generasi berikutnya, data hasil pengukuran dikirim langsung ke pusat data di perkebunan atau TPH secara telemetri. Selain untuk mengukur kadar karet dalam lateks, alat ini juga dapat dimanfaatkan sebagai alat deteksi dini kesehatan pohon karet.
Karet alam adalah salah satu komoditas unggulan Indonesia, baik untuk eksport maupun konsumsi dalam negeri. Bahkan, Indonesia merupakan salah satu dari tiga negara penghasil karet alam terbesar di dunia bersama-sama dengan Thailand dan Malaysia. KKK merupakan parameter yang sangat penting di dalam agribisnis karet. Selain sebagai parameter produktivitas, KKK juga mengidikasikan kesehatan pohon karet. Produktivitas kebun, harga jual, atau premi yang diterima sangat bergantung kepada nilai KKK. Beberapa metode penentuan KKK telah banyak beredar secara komersial, namun umumnya masih mempunyai kelemahan. Untuk alat yang mampu mengukur KKK secara akurat, pada umumnya tidak portable, memakan waktu lama untuk setiap sampel, serta konsumsi energi untuk pengeringan relatif tinggi. Sebaliknya, untuk alat yang mampu mengukur KKK secara cepat dan portable pada umumnya kurang akurat dan sangat rentan antara lain terhadap kondisi sampel, kelembaban dan kondisi lingkungan.Menurut tim peneliti dari Balit Getas, saat ini luas total perkebunan karet di tanah air sekitar 3,5 juta hektar (85% adalah perkebunan rakyat). Jika setiap 1000 hektar kebun karet membutuhkan satu unit Gama-ProLaD, maka pasar dalam negeri akan alat yang dikembangkan ini dapat mencapai 3,5 ribu unit.
Spesifikasi instrumen: Portable dengan berat alat sekitar 0,5 kg , frekuensi kerja 4 MHz dengan ADC 16 bit, casing tebal dan kuat, tahan benturan, catu daya menggunakan sel rechargeable battery 9 V DC, wadah sampel tidak lengket terhadap getah karet, mudah dioperasikan, karena hanya ada 4 tombol, dilengkapi dengan, tampilan LCD 2×16, disiapkan dengan tombol mengirim data hasil pengukuran secara telemetri, system grounding dan charge/discharge yang sangat baik, error maksimum sangat rendah (< 3%).
 
Dikarenakan masih banyaknya kendala non-teknis, LPPT dengan mitra Balit Getas mohon maaf belum melayani penjualan karena belum melakukan fabrikasi masal. Namun demikian bagi anda mempunyai minat atau membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai Gama ProLaD, untuk sementara dapat menghubungi Unit Pengembangan Prototipe Produk Instrumen LPPT UGM, dengan alamat sbb: 
 
Jl. Kalurang KM. 4 Sekip Utara Yogyakarta 55281
Telp. Telp./Fax +62-274-548348, 546868
Email : lppt_info@mail.ugm.ac.id  atau  triyana@ugm.ac.id  
c.p. Dr. Kuwat Triyana (081578142020)
Sumber : http://lppt.ugm.ac.id/berita-160-gama-prolad-instrumen-detektor-kadar-karet-kering-dalam-lateks-yang-cepat-akurat-dan-portable.html