Perawatan Sawit

Ibu dengan Anak Terbanyak di Dunia

Ibu dengan Anak Terbanyak di Dunia

TRIBUNNEWS.COM, RUSIA–Siapa wanita yang tersubur dan memiliki banyak anak? Namanya memang tidak diketahui, namun yang jelas dialah istri pertama dari seorang petani bernama, Feodor Vassilyev yang hidup di tahun 1707-1782) dari daerah Shuya, Rusia.

Dia melahirkan 16 pasang bayi kembar, 7 bayi triplets (kembar tiga), dan 4 bayi quadruplets (kembar empat).

Seperti kutip Tribun dari Warta Kota yang dilansir Dunia net, wanita ini adalah istri pertama dari Feodor Vassilyev.

Entah apa penyebabnya sehingga ibu 69 anak ini kemudian meninggal bunuh diri. Setelah itu, Feodor menikah lagi. Hebatnya, ia bisa membujuk istri keduanya untuk mengurus 69 anaknya.

Ibu dengan Anak Terbanyak di Dunia (2)

Fakta yang menarik lagi, dari 69 kelahiran, yang selamat adalah 67 anak. Jika masing-masing anak saat dewasa menghasilkan 2 anak lagi (jumlah yang sangat rendah untuk ukuran jaman dahulu), dan apabila dari 2 anak tersebut menghasilkan 2 anak lagi, dan dengan perkiraaan jarak antar generasi sekitar 25 tahun, maka saat ini keturunan Feodor sudah mencapai 70 ribu orang.

Sumber :

http://www.tribunnews.com/2012/12/24/ini-dia-wanita-yang-memiliki-anak-terbanyak-di-dunia

Gulma

Gulma adalah tumbuhan yang kehadirannya tidak diinginkan pada lahan pertanian karena menurunkan hasil yang bisa dicapai oleh tanaman produksi.

Batasan gulma bersifat teknis dan plastis. Teknis, karena berkait dengan proses produksi suatu tanaman pertanian. Keberadaan gulma menurunkan hasil karena mengganggu pertumbuhan tanaman produksi melalui kompetisi. Plastis, karena batasan ini tidak mengikat suatu spesies tumbuhan. Pada tingkat tertentu, tanaman berguna dapat menjadi gulma. Sebaliknya, tumbuhan yang biasanya dianggap gulma dapat pula dianggap tidak mengganggu. Contoh, kedelai yang tumbuh di sela-sela pertanaman monokultur jagung dapat dianggap sebagai gulma, namun pada sistem tumpang sari keduanya merupakan tanaman utama. Meskipun demikian, beberapa jenis tumbuhan dikenal sebagai gulma utama, seperti teki dan alang-alang.

Ilmu yang mempelajari gulma, perilakunya, dan pengendaliannya dikenal sebagai ilmu gulma.

Berikut ini adalah daftar berbagai macam atau berbagai jenis gulma yang bisa ditemukan di Indonesia :

Alocasia longiloba (Araceae) Sejenis tanaman keladi hutan
Aeschynomene americana
Ageratum conyzoides (Asteraceae). Bandotan, babandotan (Sunda), wedusan (jawa)
Alocasia macrorrhiza Sente, birah
Alpinia sp. (Zingiberaceae).
Amaranthus spinosus Bayam duri, bayem cucuk, podo maduri (bugis)
Asystasia coromandeliana Ara Sungsang
Asystasia intrusa
Axonopus compressus Paitan, Papaitan, Jukut Pahit
Bauhinia lingua DC (Caesalpiniaceae) Seperti tanaman merambat, daunya berbentuk hati simetris dan dapat menutup pada malam hari.
Blechnum orientale L. (Blechnaceae).
Borreria laevicaulis
Borreria latifolia Kentangan
Borreria latifolia
Brachiaria miliformis Rumput Cori
Brachiaria mutica Sukat kelanjang, Rumput Malela
Brachiaria paspaloides
Calathea sp. (Marantaceae)
Cardiospermum halicacabum Paria gunung, [ketipes, parenan, pulungan (jawa)]
Cassia tora Ketepeng kecil, galenggang kecil
Centella asiatica Kaki kuda, pegagan, antanan, papagan (sunda)
Centotheca lappacea Rumput liar
Chloris barbata Rumput Jejarongan
Chromolaena odorata Krinyuh
Chromolaena odorata Tekelan, kirinyuh
Chrysopogon aciculatus Rumput Jarum
Cleome rutidosperma
Clidemia hirta Harendong
Coelorachis glandulosa
Coix lachryma-jobi Hanjeli
Colocasia sp. Keladi
Commelina diffusa Aur-aur, gewor lakina (sunda), brambangan (jawa)
Cordia curassavica
Costus speciosus Pacing putih
Crassocephalum crepidoides sintrong
Croton hirtus
Curculigo villosa
Cyclosorus aridus Pakis kadal
Cynodon dactylon Grintingan, Kakawatan
Cyperus aromaticus
Cyperus brevolius
Cyperus compressus
Cyperus digitarius
Cyperus distans
Cyperus iris
Cyperus kyllingia Rumput teki, Rumput kenop, wudelan
Cyperus pilosus
Cyperus rotundus Rumput teki
Cyrtococcum accrescens
Cyrtococcum oxyphyllum
Dicranopteris linearis Pakis Kawat
Digitaria fuscescens
Digitaria setigera
Digitaria sp. Genjoran
Echinochloa colona Rumput bebek, Suket tuton (jawa)
Echinocloa colonum (Poaceae). sejenis rerumputan
Echinochloa crus-galli
Eichornia crassipes Eceng gondok
Elaeis guineensis Tukulan sawit
Elephantopus scaber Tapak liman, tutup bumi
Elephantopus tomentosus
Elettariopsis curtisii
Eleusine indica Jejagoan, Rumput belulang, (jampang,carulang-sunda)
Emilia sonchifolia Temu wiyang
Eragrostis tenella
Erechthites valerianifolia Sintrong
Erigeron sumatrensis Jabung
Eupatorium odoratum L. (Asteraceae) memiliki bentuk dan struktur yang sama dengan Ageratum c.L.
Euphorbia heterophylla Kate mas
Euphorbia hirta Patikan kebo, gelang susu, nanangkaan (sunda),
Fagraeae racemosa
Ficus benjamina Beringin
Ficus elastica
Fimbristyllis globulosa
Fimbristyllis miliacea
Gleichenia linearis (Gleicheniaceae)
Globba pendula
Hedyotis corymbosa Rumput mutiara, lidah ular, bunga telor (melayu)
Hedyotis verticillata
Hyptis brevipes
Hyptis capitata (Lamiaceae) Hiptis, rumput knop
Hyptis suaveolens Gringsingan, ruku-ruku utan, basinan
Imperata cylindrica Alang-alang, ilalang
Ipomoea cairica Sri Pagi
Isachne globosa
Ischaemum indicum
Ischaemum muticum
Ischaemum timorense
Laisa spinosa Sambang
Lantana camara Tahi ayam, tembelekan, telekan
Leersia hexandra Kalamenta, suket kolomento
Leptochloa nodosa
Lipocarpha chinensis
Ludwigia adscendens Krangkong
Ludwigia hyssopifolia Cacabean
Lycopodium cernuum L. (Lycopodiaceae).
Lygodium circinatum (Schizaeaceae)
Lygodium flexuosum Paku Kembang
Lygodium microphyllum (Schizaeaceae).
Melastoma malabathricum (Melastomataceae) Senduduk, Herendong (snd)
Melochia concatenata
Melonthria affinis
Merremia umbellata (Convolvulaceae)
Mikania micrantha Mikania, sembung rambat
Mikania sp.
Mimosa invisa Kucingan, Baret, rebah bangun, putri malu besar
Mimosa pigra
Mimosa pudica (Fabaceae) Putri malu, si kejut, riyud
Momordica charantia Pare hutan
Monochoria vaginalis Eceng padi, wewehan (jawa), eceng leutik (sunda)
Nephrolepis falcata (Oleandraceae).
Nephrolepis biserrata Pakis harupat, Paku Harupat
Oldeniandia dichotoma
Ottochloa nodosa Bambonan
Panicum brevifolium
Panicum maximum
Panicum repens Rumput Lampuyangan, suket balungan
Panicum sermentosum
Panicum trigonium Parit-paritan
Paspalum conjugatum Jukut Pahit, Papaitan
Paspalum scrobiculatum
Passiflora foetida Rambusa, permot, nyomlang, ceplukan blungsung
Pennisetum polystachyon
Pennisetum purpureum Rumput gajah, rumput lembing
Phragmites karka Bayongbong, galagah asu, gumulong, kasongket.
Phyllanthus amarus
Phymatosorus scolopendria Paku Cacing, paku ular
Physallis minima Rumput meranti
Piper aduncum L. (piperaceae).
Piper betle L. (Piperaceae) Sirih
Pistia stratiotes Kiapu, ki apung, kayu apu, kayu apung
Polygonum barbatum Mengkrengan, jukut carng (sunda), salah nyowo (jawa)
Polygonum chinense Aseman
Portulaca oleraceae Gelang, Krokot
Rhynchelytrum repens
Rhynchospora corymbosa
Rubus moluccanus
Sacciolepis indica
Scirpus Grossus Bundung, lingi, reduk, walingi, wlingen,endong, penjalinan
Scirpus mucronatus
Scleria puspurascens Benth. (Cyperaceae) Sejenis rerumputan
Scleria sumatrensis
Scoparia dulcis Jaka tuwa
Selaginella sp. (Selaginellaceae).
Selaginella willdenovii (Selaginellaceae).
Sesbania sesban L. (Leguminosae).
Setaria palmifolia Rumput palem, wuluhan
Sida acuta
Sida rhombifolia
Solanum torvum (Solanaceae).
Sporolobus diander
Sporolobus indicus
Stachytarpheta indica Ekor tikus
Stenochlaena palustris Pakis Udang atau Paku Udang
Taenitis blechnoides
Tetracera indica
Tetracera scandens
Themeda arguens Rumput Merak
Themeda villosa
Toxocarpus longipetalus (Lauraceae).
Tridax procumbens
Triumfetta rhomboidea
Typha angustifolia
Urena lobata
Vitis Japonica

 Sumber :
Wikipedia.org dan dari berbagai sumber
dirangkum oleh Ivan Mangunsong

Pengendalian Gulma

 by Arie Malangyoedo
Gulma tumbuh hampir dimana saja dan keberadaannya tidak diinginkan di area perkebunan karena akan bersaing dan berebut unsur hara, menyumbat saluran drainase yang dapat menyebabkan areal terendam air, menyulitkan evakuasi hasil panen dan pada akhirnya menurunkan produktifitas kebun.

Pengendalian Gulma

Gulma tumbuh hampir dimana saja dan keberadaannya tidak diinginkan di area perkebunan karena akan bersaing dan berebut unsur hara,  menyumbat saluran drainase yang dapat menyebabkan areal terendam air, menyulitkan evakuasi hasil panen dan pada akhirnya menurunkan produktifitas kebun.

Tujuan utama Pengendalian Gulma adalah menyediakan tempat tumbuh pohon Kelapa Sawit yang bersih  dengan cara pengelolaan yang baik dan ekonomis

TANAMAN BELUM MENGHASILKAN ( TBM )

i) Pemeliharaan Piringan

Piringan di kebun sawit harus dijaga agar selalu bersih dari Gulma atau rambatan LCC.  Rambatan ini harus ditarik lepas dan keluar dari area piringan  untuk kemudian di semprot dengan Herbisida yang tepat., seperti Basta dan Paracol. Glyphosate dapat juga digunakan dengan extra hati-hati agar tidak membunuh sawit.

Pemeliharaan dengan bahan kimia dilakukan dengan penyemprotan halus di sekeliling pohon sawit dengan radius 1,8 m dari pohon.

Jumlah ulangan yang diperlukan sangat tergantung kondisi setempat, namun umumnya 8 kali sudah cukup.

ii) Pemeliharaan Gawangan

Pengendalian Gulma secara teratur harus dilakukan pada 24 bulan pertama untuk memastikan bahwa LCC tumbuh dengan subur.  Tumbuhnya Gulma ringan seperti Ottochloa nodosa, Paspalum conyugatum, Axonopus compresus,  Cynodon dactylon, Digitaria fuscense dll dapat di toleransi. Sedangkan anak kayu dan gulma lain harus dibasmi.

Gulma yang benar-benar harus di basmi adalah Mikania micrantha. Pembasmian dilakukan dengan penyemprotan Flouroxpyr (Starane). MUTLAK HARUS DIPERHATIKAN AGAR BUTIRAN SEMPROT TIDAK TERKENA LANGSUNG PADA TANAMAN MUDA. 2.4 D. amine tidak boleh digunakan pada tanaman muda sampai umur 48 bulan.

Tanaman Inang

Tanaman Inang atau Host Plants, yang menjadi tempat populasi hama predator pemakan daun ( seperti Mahasena corbetti, Setora nitens, dll )  jangan di ganggu.

Pedoman Umum tentang Jenis Herbisida Campuran untuk Piringan dan Gawangan

Pruning – Pangkas daun kering

Sasaran pruning

  • Menjaga pelepah sawit sehat dalam jumlah yang memadai dengan memotong kelebihan pelepah, pelepah mati dan pelepah sakit.
  • Menjaga area daun sawit selalu memadai untuk menerima penyinaran, unsur hara dan air agar pertumbuhan negetatif tidak terganggu dan pembentukan buah maksimal.

Pekebun harus selalu memangkas daun daun kering

Semua daun kering harus dipotong sedekat mungkin dengan pangkal pelepah dengan pisau yang tajam, tanpa merusak tanamannya.

Apabila sudah terdapat bunga jantan, maka bunga ini harus juga dipotong dan dibuang.

Pemupukan Tanaman

Pohon kelapa sawit memerlukan banyak unsur hara tanaman untuk pertumbuhan daun dan pembentukan tandan buah.

Tanaman muda lebih memerlukan nitrogen untuk pertumbuhan vegetatifnya.
Sedangkan pada tanaman yang mulai menghasilkan, akan lebih memerlukan Kalium.

Kalium akan diserap oleh tanaman untuk membuat pembentukan tandan buah menjadi lebih banyak dan membesar sesuai usianya.

Sasaran Pemupukan

  • Memberikan tanaman sawit unsur hara yang memadai sehingga pertumbuhan vegetatif-nya sehat agar memiliki ketahanan terhadap serangan hama dan penyakit.
  • Pembentukan buah maksimum sehingga pada akhirnya akan memberikan  produktifitas yang tinggi.
  • Pemberian pupuk harus terintegrasi antara pupuk mineral dan pupuk organik

BERAPA BANYAK PUPUK HARUS DIBERIKAN

Sumber hara umum yang digunakan di kebun kelapa sawit adalah seperti yang terdaftar di bawah ini :

Rekomendasi pupuk N diberikan sebagai berikut  :

Rekomendasi Pemupukan P diberkan sebagai berikut :

Rekomendasi Pemupukan K diberikan sebagai berikut :

Rekomendasi Pemupukan Mg diberikan sebagai berikut :

Rekomendasi Pemupukan Cu diberikan sebagai berikut :

Tabel Produsen Pupuk

Sumber :

http://www.oilpalm-mekarsari.com

Herbisida Gramoxone

Bahan Aktif  :  parakuat diklorida 276 g/l.
(setara dengan ion parakuat : 200 g/l)

Herbisida kontak purna tumbuh, kontak non selektif yang bekerja cepat untuk mengendalikan berbagai jenis gulma pada tanaman perkebunan, pertanian dan sayuran. Antara lain :

  • Albizia falcata                  : gulma berdaun sempit Digitaria adscendens, gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides
  • Budidaya (OTK) : guma berdaun lebar Ageratum ketimun conyzoides, gulma berdaun sempit Digitaria ciliaris
  • Budidaya kacang (OTK) : gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides, gulma berdaun sempit Digitaria ciliaris
  • Cengkeh, Kakao                   : gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides dll, gulma
  • Hutan tanaman industri : gulma berdaun lebar Mikania micrantha, gulma berdaun sempit Ottochloa nodosa
  • Hutan tanaman industri Acacia mangium : gulma berdaun lebar Lantana camara, gulma berdaun sempit Ottochloa nodosa
  • Jagung (TOT) : gulma berdaun sempit Digitaria cyliaris, teki Cyperus rotundus
  • Jagung : gulma berdaun lebar Cleome asvera, gulma berdaun sempit Axonopus compressus
  • Kapas, jeruk, karet                   berdaun sempit Drymaria villosa
  • Kedelai (TOT) : gulma berdaun lebar Borreria alata, gulma berdaun sempit Paspalum conjugatum
  • Kedelai : guma berdaun lebar Richardia brassiliensis, gulma berdaun sempit Brachiaria mutica
  • Kelapa Sawit (TM) : anakan sawit liar
  • kelapa sawit, kelapa hibrida
  • kopi, lada
  • Lahan tanpa tanaman : gulma berdaun sempit Ottochloa nodosa
  • Mangga : gulma berdaun lebar Scoparia dulcis, gulma berdaun sempit Axonopus compressus
  • Melon : gulma berdaun lebar Cleome asvera, gulma berdaun sempit Echinochloa colona
  • Padi gogo (TOT) : gulma berdaun sempit Brachiaria sp
  • padi pasang, surut rosela
  • Padi sawah (TOT) : teki Cyperus spp
  • Persiapan lahan budidaya jarak pagar (TOT) : gulma berdaun lebar Borreria spp, gulma berdaun sempit Ottochloa nodosa
  • Pinus : gulma berdaun lebar Clidemia hirta, gulma berdaun sempit Gleichenia linearis
  • Pisang : gulma berdaun sempit Ottochloa nodosa
  • tebu, teh dan ubi kayu

Merk-merk Herbisida yang beredar di kalangan petani

Macam dan jenis-jenis merek Herbisida yang beredar di kalangan petani :

Merek Herbisida

Harga

      Gramoxone 500 ml / 1 L / 5 L / 20 L
      Ridatop 1 L / 5 L / 20 L
      Roundup 200 ml / 1 L / 4 L / 20 L

Merek-merek Insektisida atau Pestisida yang Beredar di Masyarakat Petani

Insektisida / Pestisida :

Berikut ini adalah merek-merek insektisida atau pestisida yang biasa beredar dan ditemukan di masyarakat Petani :

Merek Insektisida/Pestisida

Harga

Curacron 200 ml / 250 ml / 500 ml
Decis 50 ml / 100 ml
Lannate 15 gr / 100 gr / 500 gr
Polydor 100 ml / 500 ml
Regent Obat  Semut/rayap 250 ml   Rp 70.000
Sevin 100 ml / 500 ml

-

No

Nama Pestisida

Bentuk formulasi

Bahan aktif

Jenis pestisida

8

Alphatech

240/5 SL

IPA Glifosat 240g/l + Metil metsulfuron 20%, 25g/l

herbisida

1

Dry Up

480 SL

Isopropil amina glifosat 480 g/l

Herbisida

6

Explore

250 EC

Difenokonazol 250g/l

fungisida

4

Folicur

25 WP

Tebukonazol 25%

fungisida

3

Konup

480 SL

Isopropilamina glifosat 480g/l

herbisida

7

Nativo

75 WG

Trifloksistrobin 25% dan tebukonazol 50%

Fungisida dan bakterisida

5

Primaxone

276 SL

Parakuat diklorida 276g/l

herbisida

2

Revus Opti

440 SC

Mandipropamid 40g/l, klorotalonil

Bakterisida dan fungisida

-

Berita/Artikel Menarik Lainnya  :

Herbisida Santaquat

.

Herbisida-Santaquat

Herbisida-Santaquat

.

Regent, Insektisida Obat Hama

.

Regent insektisida obat serangga

Regent insektisida obat serangga

.