Kampanye Hitam Masih Hadang Industri Sawit Indonesia

Industri minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) Indonesia terus menghadapi tantangan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan dua tantangan utama yang dihadapi industri CPO adalah kampanye hitam (black campaign) dan persaingan dagang. Demikian disampaikan Hatta pada konferensi pers seusai memberikan pidato kunci dalam acara Konferensi Pengembangan Industri Minyak Sawit 2013 di Jakarta, Rabu (16/10).Terkait kampanye hitam, Hatta mengatakan pemerintah bersama kalangan dunia usaha terus berupaya menyampaikan pembuktian bahwa CPO adalah produk ramah lingkungan dan kesehatan. Untuk membuktikannya, diperlukan pendekatan dari sisi ilmu pengetahuan. Setelah usaha-usaha tersebut dilakukan, Hatta meminta adanya pendekatan berbasis keadilan (fairness) terhadap CPO Indonesia.  “Keterbukaan penting dan tidak boleh isu lingkungan dan kesehatan dijadikan barier,” ujar Hatta.

Mengenai isu lingkungan, Hatta menyebut pemerintah terus memperjuangkan agar CPO diterima sebagai produk ramah lingkungan oleh negara-negara APEC. Upaya itu tertuang dalam dokumen Promoting Products with Contribute to Sustainable and Inclusive Growth through Rural Development and Poverty Alleviation. Inti dari dokumen itu, kata Hatta, adalah kelapa sawit mendorong pembangunan berkelanjutan, membangun pedesaan dan mengentaskan kemiskinan.

Sedangkan dari pendekatan teknologi, tandan kelapa sawit terus didorong agar berkontribusi pada sumber energi. Hal tersebut tergambar dari penelitian yang menyebut 60 ton tandan kelapa sawit, dapat menghasilkan 2 megawatt listrik. Hatta juga mengajak seluruh pengampu kebijakan yang berhubungan dengan CPO harus bersatu padu untuk menangkal isu-isu negatif terkait kelapa sawit Indonesia. “Kalau itu semua bisa dikerjakan, isu negatif akan hilang dengan sendirinya,” ujar Hatta.

Sedangkan dari sisi perdagangan, Hatta mengatakan tantangan utama bagi CPO berasal dari komoditas kedelai. Ini tercermin dari peningkatan produksi kedelai oleh sejumlah negara sentra produksi seperti Amerika Serikat. Peningkatan produksi turut didukung oleh penggunaan rekayasa genetika (Genetically Modified Organism/GMO). “Kolaborasi dengan negara-negara lain penghasil sawit juga perlu ditingkatkan,” kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional ini.

Reporter : Muhammad Iqbal
Redaktur : Nidia Zuraya

Sumber : http://www.republika.co.id

Berita Kelapa Sawit dan Harga Buah Sawit Bisa Dilihat di :

Sawit Indonesia Dihadang Amerika

16 Okt’13

Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyempatkan diri bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak di sela-sela pertemuan kepala pemerintahan negara-negara Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC). Salah satu agenda pembicaraan dua kepala pemerintahan itu di Bali adalah soal minyak sawit.

“Masalah kita sama, yaitu soal CPO (crude palm oil atau minyak sawit mentah),” kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. Indonesia, yang bersama Malaysia menguasai sekitar 90 persen produksi minyak sawit dunia, ingin tarif produk ini ditekan serendah mungkin. Caranya dengan memasukkan minyak sawit dalam daftar produk ramah lingkungan.

“Kita ingin mencari cara agar CPO dapat diterima (dunia),” kata Gita dalam majalah detik edisi 98. Tapi harapan tinggal harapan semata karena, sampai pertemuan APEC ditutup pada Selasa pekan lalu, target memasukkan minyak sawit mentah dalam daftar produk ramah lingkungan di APEC tak tercapai.

Daftar produk ramah lingkungan itu muncul sejak pertemuan para kepala pemerintahan APEC di Vladivostok, Rusia, tahun lalu. Dalam daftar itu, misalnya, masuk produk bambu. Karena mudah tumbuh, bambu dipandang mengurangi emisi karena orang tidak lagi perlu menebang kayu. Produk lain yang masuk daftar di antaranya turbin gas dengan kapasitas di atas 5 megawatt untuk memanen listrik dari sampah, biogas, atau gas batu bara.

Sumber :

http://news.detik.com/read/2013/10/16/201545/2387556/159/sawit-indonesia-dihadang-amerika?nd771104159

Berita Kelapa Sawit dan Harga Buah Sawit Bisa Dilihat di :

Ruhut Menangis Waktu Menyatakan Mundur dari Pencalonan

Senin, 7 Oktober 2013

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA–Politisi Demokrat Ruhut Sitompul akhirnya mengundurkan diri dari pencalonannya sebagai Ketua Komisi III DPR.

Hal itu disampaikan Ruhut setelah diberi kesempatan berbicara oleh Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso yang memimpin rapat penetapan Ketua Komisi III DPR.

“Izinkan saya yang telah ditugaskan partai. Izinkan Ruhut mengundurkan diri sebagai Ketua Komisi III DPR,” kata Ruhut dengan menintikkan air mata di ruang rapat Komisi III DPR, Gedung DPR, Jakarta, Senin (7/10/2013).

Ruhut saat itu ditemani istrinya Diana Lovita. Sesekali ia menjelaskan pengunduran dirinya sambil mengusap air mata. Sementara istrinya hanya melihat ke arah Ruhut.

Politisi Demokrat itu menegaskan Demokrat tidak ingin mengambil pilihan voting. Menurut Ruhut dirinya tidak ingin mengambil masalah dengan anggota Komisi III DPR.

Ia pun tidak mempermasalahkan penolakan Ahmad Yani, Desmon J Mahesa, Nudirman Munir ataupun Bambang Soesatyo.

“Apalah arti sebuah jabatan. Kami lebih memilih musyawarah dengan mufakat,” ujar Ruhut.

Ia pun mengapresiasi keputusan PDIP sebagai oposisi yang mendukungnya menjabat Ketua Komisi III DPR.

“Terimakasih PDIP partai oposisi kita hormati keputusan, kawan-kawan,” imbuh Ruhut.

Ruhut berkeyakinan ia dapat terpilih untuk jabatan lainnya. “Saya pantas jadi Jaksa Agung atau Ketua MK. Ruhut bisa memberantas korupsi,” ujarnya.

Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2013/10/07/ruhut-menyatakan-mundur-dari-pencalonan-sambil-menangis

Andi Mallarangeng Ditahan di Rutan KPK

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan mantan Menpora Andi Alifian Mallarangeng usai menjalani pemeriksaan tersangka dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, Kamis (17/10/2013) sore.

Terpantau, politisi Partai Demokrat itu keluar markas Abramah Samad sekitar pukul 16.00 WIB. Dengan mengenakan baju tahanan KPK yang berwarna oranye, dia diantarkan petugas KPK menuju mobil tahanan KPK.

Kepada wartawan, Andi tak banyak komentar, meski terus diburu pertanyaan wartawan.

“Saya memulai penahanan kepada KPK, sesuai dengan ketentuan KPK. Saya terima ini sebagai sebuah proses untuk mempercepat penuntasan kasus ini,” kata Andi tersenyum.

Selebihnya Andi berharap kasusnya segera tuntas dan dapat disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

“Harapan saya segera bisa dibawa ke pengadilan yang adil. Kebenaran bisa terungkap, yang salah ya salah. Yang benar ya benar,” kata Andi.

Andi sendiri sebagai Pengguna Anggaran proyek Hambalang diduga menyalahgunakan kewenangannya sehingga negara mengalami kerugiannya.

Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan Andi ditahan di rutan KPK, guna kepentingan penyidikan.

“AM ditahan untuk 20 hari pertama,” kata Johan.

Sumber :

http://www.tribunnews.com/nasional/2013/10/17/andi-mallarangeng-ditahan-di-rutan-kpk

Akhirnya Andi Mallarangeng Ditahan KPK

16-10-2013

Liputan6.com, Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. Andi ditahan KPK dalam kasus dugaan korupsi megaproyek pusat olahraga Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Pantauan Liputan6.com, Andi Mallarangeng keluar dari Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2013), sekitar pukul 16.00 WIB.

Mantan juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini tampak keluar dari Gedung KPK lengkap mengenakan rompi oranye KPK bertuliskan “Tahanan KPK”. Andi terus melemparkan senyum kepada puluhan jurnalis yang sudah menunggunya.

Keluar dari gedung pimpinan Abraham Samad, Andi langsung naik mobil tahanan KPK berwarna hitam. Mobil pun melaju, Andi turun di depan pintu Rutan KPK yang berada di lantai basement.

Jumat akhir pekan lalu, Andi Mallarangeng lolos dari ‘Jumat Keramat’ KPK. Andi hari ini sedianya menjalani pemeriksaan kasus Hambalang sebagai tersangka. “Saya sudah siap, juga sudah menyiapkan koper,” ujar Andi pagi tadi saat tiba di gedung KPK. (Ism/Sss)

Sumber :

http://news.liputan6.com/read/722508/akhirnya-andi-mallarangeng-ditahan-kpk