Pria ini Buktikan, Kerja di Perkebunan Sawit Lebih Menjanjikan

Selasa, 17 Maret 2015

JAKARTA – Bekerja di perkebunan menjadi pilihan yang paling disyukuri pria ini. Hidup tenang yang jauh dari kebisingan kota, sehat, serta tingkat ekonomi yang mapan menjadi terwujud, di samping jenjang karir yang juga terus menanjak.

Hal ini diakui oleh RoziAriandi, AMd, alumnus Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE), Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Lulusan CWE tahun 2010 tersebut kini menjadi Kepala KTU di PT Citra Sawit Lestari, Kalimantan Timur (Kaltim). More

Harga TBS Buah Sawit Bulan Maret 2015 Propinsi Sulbar

Berdasarkan Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar), petani dan para pengusaha :

Harga TBS Buah sawit Sulawesi Barat bulan Februari 2015 umur 10 -20 tahun = RP 1.481 /Kg ( Naik Rp 0,19 /Kg )

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar, Abdul Waris Bestari.

Aneka Info Tentang Sawit :

Berita/Artikel Menarik Lain di:

Harga Buah Sawit Periode II Bulan Maret di Propinsi Sumatera Selatan (Sumsel)

Informasi Daftar Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit periode II bulan Maret tahun 2015, berdasarkan data dari Dinas Perkebunan Propinsi Sumatera Selatan – Palembang :

Umur

Harga  TBS
(Rp/Kg)

3 Tahun

1.479,38

4 Tahun

1.521,01

5 Tahun

1.558,02

6 Tahun

1.592,15

7 Tahun

 1.621,98

8 Tahun

1.648,99

9 Tahun

1.671,83

10 -20 Tahun

1.711,10

Sumber : Dinas Perkebunan Sumatera Selatan (Sumsel)

Harga rata-rata CPO                        = Rp  7.980,18 /kg
Harga rata-rata Inti Sawit  (kernel) = Rp 5.873,79 /kg
Indeks “K”                                                =  84,09 %

Aneka Info Tentang Sawit :

Berita/Artikel Menarik Lain di:

Bacaan Humor Heboh & Bacaan Menarik Lain :

Demi Menghidupi Keluarga, Abaikan Kanker Payudara

14 Mar, 2015
by : Yohanes Valdi
Kandinda Gelita terbaring lemah setelah menjalani kemoterapi di RSUP Sanglah

Kandinda Gelita terbaring lemah setelah menjalani kemoterapi di RSUP Sanglah
Doc : http://www.balitribune.co.id

“Kandinda Dirawat di RSUP Sanglah”
Denpasar, Bali Tribune

Malang nian hidup Kandinda Gelita (46). Sejak didiagnosa menderita kanker payudara, perempuan asal Manggarai, Flores, NTT ini harus berpisah dengan anak-anaknya. Kandinda yang saban harinya membantu suami di kebun kopi, kini hanya terbaring lemah di sal perawatan RSUP Sanglah.

Ditemui di Ruang Angkosa 2 pada Jumat (13/03/2015), Marsel (48) suami Kandinda menceritakan, sebelum dirujuk ke RSUP Sanglah, Istrinya sempat dirawat selama dua minggu di RSUP Ruteng. Karena peralatan medis belum memadai untuk merawat penderita kanker payudara, atas saran petugas medis di sana, akhirnya ia beserta keluarga memutuskan untuk membawa Kandinda ke Bali.

“Dua minggu sebelum dirujuk ke RSUP Sanglah, payudara istri saya mengeluarkan banyak darah segar yang mengakibatkan dia kekurangan darah, dan kondisinya melemah. Mulanya, kami tidak tahu bahwa itu kanker, tahunya setelah mengeluarkan darah segar. Saat itu pula kami kaget dan menjalani pengobatan di RSUD Ruteng selama dua minggu,” kata Marsel. Sebelumnya, Kadinda tidak pernah mengeluh sakit. Hanya saja memang dirasanya ada perubahan pad payudaranya. Namun karena hal tersebut dianggap biasa dan tidak memiliki pengetahuan tentang gejala kanker payudara, sang istri tidak memberi tahu sehingga tak sampai diperiksakan ke dokter.

“Kami ini hanya petani biasa, karena tidak pernah mengeluh sakit dan sibuk bekerja, jadi kami tidak pernah periksa ke dokter, apalagi rumah kami jauh dari kota. Saat benjolan yang ada di payudara mengeluarkan darah, itu baru kami kaget. seketika istri saya wajahnya pucat dan badannya lemas,” kata Marsel. Selama empat bulan di Denpasar, mereka tinggal di Yayasan Kanker Indonesia. Pasalnya, Kandinda harus bolak-balik menjalani kemoterapi. Sudah tiga kali ini menjalani kemo, payudaranya sudah mulai mengecil dan nanah yang selama ini keluar sudah mulai berkurang. “Setelah kemo memang ada perubahan,” timpal Kadinda yang masih terbaring lemah.

Terkait biaya pengobatan dan sehari-hari selama di rumah sakit, Marsel mengatakan untuk biaya pengobatan dibantu BPJS, sedangkan untuk keperluan sehari-hari mereka mengandalkan kiriman dari keluarga. “Di sini saya tidak bekerja, hanya menunggui istri saja. untuk sehari-hari hanya menunggu santunan dari keluarga saja,” katanya. Ia menambahkan, kemoterapi keempat akan dijalani istrinya sekitar Mei mendatang. Ia mengaku pasrah dan tidak tahu kemoterapi harus dilakukan sampai berapa kali. Namun yang jelas pengobatan istrinya harus sampai tuntas. “Sampai dinyatakan sembuh total baru bisa balik ke Manggarai dan kumpul lagi bersama anak-anak,” katanya.*

Sumber :

http://balitribune.co.id/2015/03/demi-menghidupi-keluarga-kadinda-abaikan-kanker-payudara/

Harga TBS Sawit Maret 2015 Propinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)

Daftar/Tabel Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit Periode bulan Maret 2015 berdasarkan data dari Dinas Perkebunan Kalimantan Tengah :

Umur

Harga  TBS
(Rp/Kg)

3 Tahun

1.101,70

4 Tahun

1.209,81

5 Tahun

1.319,18

6 Tahun

1.342,48

7 Tahun

1.383,03

8 Tahun

1.443,43

9 Tahun

1.476,28

10 – 20 Tahun

1.532,39

Sumber : Dinas Perkebunan kalimantan Tengah

Harga rata-rata CPO                          =  Rp 7.430,78 /Kg
Harga rata-rata Inti Sawit (kernel) = Rp 4.77,30 /Kg
Indeks “K”                                              =    82,77 %

Aneka Info Tentang Sawit :

Berita/Artikel Menarik Lain di :