Karim tak Pernah Pulang (Oleh Arie F Batubara)

Media Indonesia | Minggu, 15 September 2013

WAJAH Haji Suleman tiba-tiba tegang. Surat yang sedang dibacanya langsung ia remas. “Tidak!” sergahnya. “Aku tak mengizinkannya pulang ke kampung ini!”

“Maaf, Buya. Saya cuma…”

“Dengar, Sobek! Kau tak perlu membelanya. Bila bertemu lagi dengannya, katakan, ia tak boleh pulang ke kampung ini. Sampai kapan pun. Bila ia nekat, aku sendiri yang akan menghajarnya dan mengusirnya. Aku tak punya anak yang bernama Karim lagi. Aku sudah menganggapnya mati!” More

Teror (Putu Wijaya)

Oleh Putu Wijaya

“AKU ditanya oleh bos, apa yang paling nikmat dalam hidup ini?” curhat Abang kepada Sita, “Abang langsung mikir, jebakan apalagi si bos ini? Tentu saja sebagai orang bawahan Abang langsung menjilat dan menjawab tegas, yang paling nikmat adalah ketika kita sudah melaksanakan tugas dengan baik, cepat, efektif, efisien, dan tepat sesuai dengan apa yang diinginkan oleh atasan!” Sita tertawa. More

Kumpulan Catatan Harian “Waktu ke Waktu”

Lingkaran kehidupanku selalu menyingkap kekuatan dan kelemahanku seperti pergantian musim demi musim. Dan aku percaya bahwa setiap musim menyimpan kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri (PiS, Agustus 2012, Green Forest Riau)

Kadang hanya satu yang kupilih, tapi harus dua bahu memikulnya (IvanS)

Jika aku pulang nanti.
Jika aku pulang nanti, maukah kau menerimaku, seperti laut menerima sungai-sungai betapapun keruhnya? (IvanS, 2011)

Kata-kata yg lahir lewat suara boleh jadi menjadi pemenang pertama, tapi hanya sekejap. Kata-kata yang lahir lewat tulisan mungkin saja menjadi pemenang terakhir, tapi jauh lebih abadi. (Ivans, 300911, “The Orator”)

Menuangkan cita-citaku agar menjadi nyata, masih seperti membeli mimpi yang dibayar dengan cinta. Bagaimanapun ketulusan dan doa yang terselip di sana masih saja keletihanlah yang selalu menang dan berkuasa padaku. (IvanS 17102011)

Seluruh pekerjaan itu seperti sungai, kalau mau, aku bisa mengimbangi arusnya, bisa melawan arusnya, bisa terikut arusnya ke hilir yang masih misteri atau bisa keluar saja melompat ke darat, hanya menonton atau mencari petualangan di arus baru. (IvanS)

Setiap orang punya jendelanya  masing-masing. Jika kau tidak punya jendela kayu jati di rumah mewah, setidaknya kau punya jendela kayu sengon di rumah sederhana. Jika tidak punya keduanya, setidaknya kau masih punya jendela  hati. (IvanS)
“Gantilah musimku!” Demikian pinta gersangku pada-Mu Tuhan, karena aku ingin menaman rumput hijau agar menjadi paru-paru baru bagi kemarauku (PiS 210212, “Terik”)

Musimku berjuang bukan hanya untuk mendapatkan kemarau atau hujan, tetapi agar jiwa tidak kering dan tidak juga tidak tenggelam. (Ivans, 300911, My book “Koma”)

Tuhan lebih suka rumah sederhana, kita tak usah membelinya karena sudah ada di hati kita (Ivans, 20-09-11, My book “Koma”)

Kumpulan Catatan Harian :

Catatan Lainnya :

Daftar Harga TBS Sawit 25 Juni – 01 Juli 2014 Propinsi Riau

Buah Sawit mengalami kenaikan sebesar Rp 45 – 64 /Kg

Info Daftar Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit periode 25 Juni – 01 Juli 2014 berdasarkan data dari Dinas Perkebunan Propinsi Riau :

Umur

Harga  TBS
(Rp/Kg)

3 Tahun

1.349,16

4 Tahun

1.506,60

5 Tahun

1.612,18

6 Tahun

1.659,60

7 Tahun

 1.722,94

8 Tahun

1.776,66

9 Tahun

1.833,70

10 -20 Tahun

1.884,83

Sumber : Dinas Perkebunan Riau

Harga rata-rata CPO Riau               =
Harga rata-rata Inti Sawit (kernel) =
Indeks “K”                                                =

Baca Info Harga Sawit & Aneka Berita Sawit di :

Baca Artikel Menarik Lain di :

Kembar Siam dengan Kemampuan Lebih Yang Dianggap Dewa

Shivram Shivanath dan Shivram Sahu kembar Siam dengan Kemampuan Lebih Yang Dianggap Dewa

Shivram Shivanath dan Shivram Sahu kembar Siam dengan Kemampuan Lebih Yang Dianggap Dewa

Jumat, 11 April 2014 21:09 wib
Shivram Shivanath dan Shivram Sahu

KETERBATASAN tidak membuat kembar siam asal India ini rendah diri. Meskipun mereka hanya mempunyai satu pasang kaki, satu pinggang, dan dua pasang tangan, namun kembar siam ini tak pernah kerkeluh kesah dengan kondisinya, mereka tetap semangat menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk bersekolah. More