Survei : Prabowo-Hatta Cenderung Pro Pelaku Korupsi

Lukman Diah Sari – 04 Juli 2014

Metrotvnews.com, Jakarta: Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla dinilai lebih mendukung pemberantasan korupsi meskipun pelakunya partai yang berkoalisi. Dibandingkan dengan pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang dinilai lebih melindungi pelaku korupsi. Penilaian ini diberikan para psikolog berdasarkan survei.

“Pasangan Prabowo-Hatta Rajasa dilihat fifty-fifty. Pasangan Jokowi-JK, 70 persen tidak akan membela,” kata pakar Psikologi Politik Hamdi Muluk, dalam jumpa pers, di Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2014). More

Tabel Informasi Harga TBS Sawit 04 -10 Juli 2014 di Propinsi Jambi

Harga Buah Sawit mengalami kenaikan rata-rata sekitar Rp 25 /Kg

Hasil Rapat Tim/Pokja Penetapan Harga Tandan Buah Segar Provinsi Jambi (Dinas Perkebunan Jambi) tanggal 03 Juli 2014 bertempat di Kantor Dinas Perkebunan Provinsi Jambi yang dihadiri c,leh Perusahaan Besar/Mitra, Pekebun dan lnstansi terkait lainnya dapat dilihat dalam Daftar/Tabel Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit untuk periode tanggal 04 – 10 Juli 2014 sebagai berikut :

Umur

Harga  TBS (Rp/Kg)

3 Tahun

1.520

4 Tahun

1.618

5 Tahun

1.692

6 Tahun

1.764

7 Tahun

1.809

8 Tahun

1.847

9 Tahun

1.884

10 – 20 Tahun

1.941
 21-24 Tahun 1.884
 25 Tahun 1.799

Sumber : Dinas Perkebunan Jambi
Harga rata-rata CPO                           =  Rp  8.505 /Kg (Naik Rp 199 /Kg)
Harga rata-rata Inti Sawit (kernel) = Rp 5,785/Kg (Turun Rp 63/Kg)
Indeks “K”                                              = 89,64 %

Sebelum Meninggal, Nanang Beri ‘Salam Dua Jari’ ke Jokowi

Reporter : Andrian Salam Wiyono | Kamis, 3 Juli 2014

Merdeka.com – Nanang Iskandar, pimpinan Al-Masoem meninggal dunia di pangkuan capres Jokowi kemarin malam. Nanang ambruk usai memberikan pidato di hadapan ribuan jamaah yang memadati Ponpes Al- Masoem di Jatinangor, Kabupaten Sumedang. More

Berkicau “Jokowi Sinting”, Fahri Enggan Minta Maaf kepada Santri

Kamis, 3 Juli 20

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota tim pemenangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Fahri Hamzah, menyatakan tidak akan meminta maaf atas “kicauannya” yang menyatakan ide calon presiden Joko Widodo “sinting”. Dia bahkan mengatakan bisa balik menuntut tim pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla.

“Saya tidak merasa bersalah pada santri. Saya bisa tuntut balik juga bahwa orang itu menuduh saya menghina, padahal saya tidak menghina. Dia bisa minta maaf dong menuduh saya menghina. Ini permainan kata,” ujar Fahri seusai memberikan klarifikasinya kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2014).

Dia mengatakan, dirinya juga merupakan santri, bahkan memiliki pesantren. Jadi, katanya, tidak mungkin dia menghina santri atau pesantren. More

Pengakuan Wartawan AS : Sejatinya Prabowo Sangat Dekat dengan AS

Rabu, 02 Juli 2014

Bisnis.com, JAKARTA – Wartawan investigatif asal Amerika Serikat (AS), Allan Nairn menyatakan Prabowo Subianto merupakan orang yang sangat dekat dengan intelijen maupun korporasi besar Negeri Paman Sam hingga negara itu akan menjadi mitra istimewa jika terpilih sebagai Presiden RI 2014-2019. More