Beranda

Fin Komodo Kendaraan Lincah Untuk untuk Perkebunan

Mobil untuk jalan atau medan sulit

Mobil untuk jalan atau medan sulit

FIN KOMODO, adalah kendaraan un-conventional yang dirancang bangun khusus untuk digunakan di medan off-road sesuai dengan alam Indonesia, sebuah kendaraan multi guna, dengan dukungan spare part yang tersedia di pasaran, harga relatif terjangkau, perawatanya mudah dan murah dengan memberikan kenyamanan dan keamanan yang optimum.

Kami telah melakukan uji coba prototype dengan melakukan perjalanan di daerah pegunungan dan dataran dalam kondisi jalanan aspal, tanah, batu, berlumpur semua dilalui dengan aman dan nyaman serta sangat stabil sekali dalam pengendalianya

Untuk kondisi jalan dengan kemiringan 45° dan berlumpur dapat dilalui dengan mudah dan aman, serta tanjakan turunan yang ekstrem tidak ada masalah.  Untuk kondisi semak – semak (yang belum ada jalan), maka FIN Komodo dapat berfungsi sebagai kendaraan perintis untuk pembuka jalan, sehingga akan sangat efisien dan menghemat waktu dalam bekerja.

FIN Komodo dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan:

Perkebunan :

  1. Patroli keamanan.
  2. Survey perkebunan / pengontrolan.
  3. Perawatan jalan perkebunan
  4. Penyemprotan (dapat dilengkapi dengan power spray)
  5. Mengangkut hasil-hasil perkebunan, khususnya daerah yang tidak dapat dijangkau  oleh mobil biasa atau sepeda motor.
  6. Karena bentuk bodi yang kecil dan ringan, maka Komodo dapat manuever diiantara pepohonan yang mempunyai jarak antara 4 meter.
  7. Dapat digunakan untuk mengangkut Agro UAV, untuk tujuan pemataan dan pengontrolan via udara

Pertambangan/Proyek :

  1. Patroli keamanan
  2. Survey lokasi dan pengontrolan pekerjaan.
  3. Alat transportasi.

Rekreasi :

  1. Alat transportasi pada area resort
  2. Disewakan untuk permainan off-road / adventure
  3. Untuk dipakai sebagai kendaraan Fun Offroad
  4. Golf Car

Sumber : http://www.finkomodo.com/

Artikel lain berkaitan dengan mobil Fin Komodo :

Berlibur dengan Richard Shilling

Catatan Harian : 13 Oktober 2013

Karya Richard Shilling dari dedaunan hijau

Karya Richard Shilling dari dedaunan hijau

Hari ini adalah hari Minggu, tak banyak kegiatan memang sudah merupakan alasan dari makna liburan yang seharusnya. Kurasa akan pula menjadi sebuah keputusan yang artistik jika aku tidak bekerja atau tidak pergi ke kebun sawit meski ada keinginan berat untuk itu dengan alasan karena rasa suka bekerja keras. Tapi kali ini kurasa “tidak”, tidak untuk kali ini. Itu tak bagus, bekerja di hari libur seperti ini akan membuat pikiran orang lain yang sedang bersantai akan sedikit terganggu demi melihatku bekerja. Jadi kupikir ada keputusan yang lebih baik bahwa hari libur tak ada yang lebih baik selain menyantaikan diri. Tapi siapa tahu pula, kelak dikemudian hari, bersantai yang ini akan menghasilkan sesuatu yang jauh dari logika bahwa untuk mencari uang harus bernama bekerja.

Aku memang suka dan bisa saja bersantai namun masih dalam katalog bekerja dengan daun-daun hijau di ladangku. Tapi kali ini kutepis pikiran baik tentang itu agar waktu yang tersedia ini tidaklah selalu untuk hal-hal sejenis itu, melainkan bersantai bersama hijau-hijau lain yang bukan harafiah di alam nyata melainkan yang seni di alam maya.

Melengkapi keputusan artistik-ku itu maka aku bersantai dalam selancar web yang kemudian membawa lembar liburan hari ini menjadi terisi dengan sibakan karya-karya Richard Shilling. Seniman ini mendapat julukan “Land Artist”. Ia meletakkan nilai seni di  hatinya dengan meramu berbagai jenis-jenis daun, terutama saat musim semi. Di mana pada musim ini, banyak aneka warna daun ditemukan. Mulai dari warna hijau, kemerahan, kekuningan, coklat dan sebagainya. Dia menggabungkan kumpulan warna daun itu hingga menghasilkan gradasi warna yang  memukau bagi diriku, entah kalau dengan dirimu.

Andai kalian mau ikut  dalam galangan karya seni “Land Artis”-nya Schilling ini, mari kuajak berlabuh pada sebagian karyanya yang saya dokumentasikan dalam blog ini, dengan judul antara lain :

Untuk kali ini mungkin segitu saja dulu karya itu kutampilkan, tentu pada kesempatan lain akan kutambahkan karya Schilling lainnya. Dan lihatlah dari pagi sambung-menyambung hingga malam. Jadi, terimakasih, selamat malam… (IvanS Diary)

Richard Shilling (Land Artist) – Dedaunan

Richard Shilling adalah salah satu seniman yang suka mengabadikan keindahan dengan merangkai komponen atau bahan-bahan yang diambil dari alam. Ia berasal dari Inggris dan menyebut dirinya sebagai seorang “Land Artist”.

Bahan-bahan yang digunakan Shilling antara lain adalah :

  • daun-daunan
  • batang/dahan/ranting pohon
  • buah
  • batu

Untuk karya-karyanya dalam halaman ini adalah karya-karya yang dihasilkan dari beberapa jenis daun-daun yang berwarna hijau, oranye, merah, coklat yang kemudian digabung dengan ranting-ranting pohon. Background dan dominasi warna hijau banyak ditemukan dalam karya-karyanya di bawah ini.

Beberapa karya-karyanya :

3 Winter Sun Wheels (Richard Schilling Land Art)

3 Winter Sun Wheels (Richard Schilling Land Art)

-

4 Colour Sunwheel (Richard Schilling Land Art

4 Colour Sunwheel (Richard Schilling Land Art

47 Leaves (Richard Schilling Land Art)

47 Leaves (Richard Schilling Land Art)

-

5 Colour Drops (Richard Schilling Land Art)

5 Colour Drops (Richard Schilling Land Art)

-

5 Coloured Leaf Circles (Richard Schilling Land Art)

5 Coloured Leaf Circles (Richard Schilling Land Art)

-

Siapakah Sebenarnya Dipo Alam?

Dipo Alam

Dipo Alam

Dengan beredarnya foto Bunda Putri bersama Dipo Alam, maka jagad google mulai banyak dipenuhi pencarian dengan kata kunci : “Dipo Alam“. Dengan sedikit penasaran aku juga ikutan googling. Salah satu yang menarik adalah artikel yang dimuat oleh : Fariz Maulana Akbar dengan linknya ada di http://hukum.kompasiana.com, dari artikel tersebut tersirat bahwa politik itu terlalu banyak intrik.

Untuk lebih lengkapnya silahkan simak saja tentang artikel tersebut :

Jangan mudah menilai seseorang dari jabatannya, dari penampilannya dan dari perbuatannya. Paling tidak itulah dramaturgi yang saat ini sedang diperankan oleh Sekretaris Kabinet, Dipo Alam. Sebelum menjabat sebagai Sekretaris Kabinet Dipo Alam memang bukanlah sosok yang familiar dimata publik. Paling tidak itulah yang membuat publik kurang tahu-menahu mengenai track recordnya. Dipo Alam adalah mantan aktivis angkatan 70an yang menentang Soeharto semasa Orde Baru. Dipo Alam pernah memperoleh beasiswa ke Amerika Serikat dan pernah juga mendekam dalam penjara karena mengkritisi rezim Soeharto tapi Soeharto juga yang merekomendasikan Dipo Alam mendapat beasiswa ke luar negeri. Disamping itu nama Dipo Alam pernah terlibat dalam kongkalikong proyek jalan raya Ladia Galaska yang merusak hutan lindung di Nangroe Aceh Darussalam dan Dipo Alam juga terlibat bermain tepung impor dari Turki. Sejumlah catatan kasus diatas juga menunjukkan bahwasanya Dipo Alam adalah ‘maling teriak maling’.

Jika Kabinet kita analogikan sebagai sebuah tim sepakbola yang terdiri Kiper, back, gelandang dan striker, posisi Dipo Alam adalah seorang back (pemain belakang). Berdasarkan Peraturan Presiden No. 82 Tahun 2010, Sekretaris Kabinet mempunyai tugas memberikan dukungan staf, administrasi, teknis dan pemikiran kepada Presiden selaku Kepala Pemerintahan (mengurus keppres, inpres, perpres, orang pensiun, masalah persidangan, masalah-masalah hukum, dan memfasilitasi untuk manajemen kabinet dari Presiden). Namun praktiknya, Dipo Alam selalu pasang badan, tampil ke depan bak seorang striker. Dipo dianggap telah bergerak melampaui kapasitas. Terutama langkahnya menyemprit menteri bahkan mirip wasit. Kapasitasnya sebagai pengontrol menteri dipertanyakan. Sebab, secara hierarkis, Sekretaris Kabinet setara dengan menteri. Tugas dan fungsi Dipo Alam seharusnya hanya memberikan dukungan teknis serta analisis kepada presiden dan wakil presiden. Dan hal tersebut telah melanggar peraturan sesuai Peraturan Presiden No. 82 Tahun 2010.

Adapun beberapa manuver Dipo Alam berperan sebagai bemper politik SBY antara lain sebagai berikut:

1. Dipo Alam bereaksi berlebihan menghujat tokoh lintas agama yang mengkritisi pemerintahan SBY-Boediono bahkan menyebut tokoh lintas sebagai gagak hitam

2. Dipo Alam pernah mengancam akan memboikot sejumlah media yang mengkritisi pemerintahan SBY dan menayangkan pemberitaan berisi opini-opini yang mengarah pada impeachment SBY. Pernyataan Dipo Alam memboikot media sempat disomasi oleh Media Group dan Tv One, Media Group melaporkan Dipo Alam dengan sangkaan Pasal 52 UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik juncto Pasal 51 KHUP dan Pasal 18 ayat 1 UU No. 40 tentang Kebebasan Pers.

3. Dipo Alam melaporkan dugaan kongkalikong di tiga kementerian ke KPK tidak lama setelah SBY memberikan grasi terhadap terpidana narkoba Meirika Franola (Ola) yang menuai kritik dari sejumlah kalangan termasuk dari Ketua MK, Mahfud MD dan dugaan adanya kedekatan mafia narkoba dengan pihak-pihak yang dekat dengan istana

Dengan demikian Dipo Alam sudah tidak layak lagi dan tidak lagi memenuhi kualifikasi sebagai seorang Sekretaris Kabinet karena dia lebih sering membuat kegaduhan politik dan Dipo Alam lebih tepat menjabat sebagai “bemper politik” SBY dari pada berperan sebagai seorang Sekretaris Kabinet. Dan yang dilakukan oleh Dipo Alam tidak lebih dari sebuah kegaduhan yang akan mengganggu kinerja KPK dan mengalihkan perhatian publik.

Sumber : http://hukum.kompasiana.com/2012/11/22/siapakah-sebenarnya-dipo-alam-505257.html

Kumpulan Data tentang Dipo Alam :

Daftar Pabrik Pengolahan Karet di Provinsi Kalimantan Selatan

-

Daftar Pabrik Pengolahan Karet

 

No

 

NAMA PERUSAHAAN

LOKASI PABRIK/ KAB/KOTA

KAPASITAS PABRIK (TON/TH)

 APASITAS TERPAKAI (TON/TH)

BENTUK PRODUKSI

1

PT. INSAN BONAFIDE

BANJARMASIN

36.000

24.000

CR

2

PT. BALIMAS

BANJARMASIN

14.000

12.000

CR

3

PT. HOK TONG.

BANJARMASIN

15.000

10.000

CR

4

PT. BRIDGESTONE

BANJAR

9.000

6.000

RSS

5

PTPN XIII D.SALAK

BANJAR

40.000

12.000

RSS

6

PTPN XIII TAMBARANGAN

TAPIN

36.000

36.000

CR

7

PT. DHARMA KAL. JAYA

H. S. Tengah

20.000

18.000

CR

8

PT. KARIAS TABING

H.S. Utara

11.000

6.000

RSS

9

PT.BUMI RAYA

TABALONG

20.000

10.000

CR

Sumber : http://disbun.kalselprov.go.id/umum/karet.html

Daftar Informasi Berhubungan dengan Pertanian :

-