Pupuk

Pupuk Organik Kelapa Sawit : Planmate

Pupuk Organik Kelapa Sawit Planmate

Pupuk Organik Kelapa Sawit Planmate

Berbagai hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar lahan pertanian intensif menurun produktivitasnya dan telah mengalami degradasi lahan, terutama terkait dengan sangat rendahnya kandungan organik dalam tanah, sebagai negara tropika basah yang memiliki sumber bahan organik sangat melimpah, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Bahan / pupuk organik Bioplanmate sangat bermanfaat bagi peningkatan produksi pertanian baik kualitas maupun kuantitas, mengurangi pencemaran lingkungan, dan meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan. More

Pupuk Alam Hijau (Pupuk Organik Cair)

PUPUK ALAM HIJAU adalah PUPUK ORGANIK CAIR (POC) yang kaya dengan unsur hara makro dan mikro, asam amino dan hormon pertumbuhan, Seperti Gibberelin, Zeatin & IAA.

Pupuk ini Di Produksi Oleh PT. Disantya Prestasi dan telah memiliki No Ijin DepTan : L903/ORGANIK/DEPTAN–PPVTP/VI/2011

PT. Disantya Prestasi adalah perusahaan yang memproduksi Pupuk Organik Cair Alam Hijau, yang menjamin 100% Organic tanpa bahan pengawet yang Kaya unsur hara makro dan mikro,asam amino dan hormon pertumbuhan, seperti Gibberelin, Zeatin dan IAA, yang dapat meningkatkan Hasil Panen serta Lebih Tahan terhadap serangan hama penyakit. yang memiliki beberapa manfaat dan keunggulan seperti:

 MANFAAT

  • Hemat biaya produksi dengan mengurangi/meniadakan penggunaan pupuk kimia dan pestisida/fungisida kimia, cukup dengan satu macam pupuk saja.
  • Bentuknya cair sehingga praktis dapat menghemat biaya aplikasi di lahan pertanian dan perkebunan
  • Memperbaiki struktur tanah dan mengefektifkan penyerapan unsur hara, tanaman dan tanah sehat.
  • Mampu mencegah penyakit akar
  • Memacu / meningkatkan pertumbuhan akar, tunas, batang, daun, bunga dan buah
  • Memperbaiki kualitas buah/umbi
  • Meningkatkan daya tahan dan melindungi tanaman terhadap hama, penyakit dan jamur
  • Memperpanjang umur produktif tanaman
  • Mempercepat masa panen
  • Meningkatkan produksi tanaman lebih dari 30%

KEUNGGULAN

  • 100% organik tanpa bahan pengawet
  • Mampu memberantas secara alami beberapa jenis hama ulat pada tanaman
  • Mampu memberantas hama phytopthora pada kentang
  • Mencegah busuk buah pada cabe, kakao, sawit, dll
  • Penyemprotan pada daun meningkatkan daya serap tanaman dibandingkan penyerapan oleh akar
  • Tidak meninggalkan residu pestisida pada hasil produksi, aman bagi kesehatan tubuh manusia
  • Sangat baik jika diaplikasikan pada pembuatan kompos/bokasi
  • Menjaga kelestarian alam dan ekosistemMampu memberantas CVPD pada tanaman jeruk

POC ALAM HIJAU menggemparkan Kelautan Indonesia melalui Team Kami DR.KARNAN Msi yang memaparkan penemuannya bersama Alam Hijau dapat mengatasi Virus Ice-Ice serta Biofouilng ( Lumut ) yg menyerang Rumput Laut yg selama ini belum pernah ada yg bisa mengatasi penyakit Rumput Laut tersebut.

Bersama ALAM HIJAU, Siap Go Green kan Indonesia.

Kantor Kami:
PT. Disantya Prestasi
Arinda Permai I Blok F-7
Pondok Aren – Tangerang Selatan, Indonesia 15224
email. disantya@alamhijau.co.id
website. www.alamhijau.co.id

Divisi Marketing :
Didik Irawan
Telp. (021) 7010 3963
Hp.   0813 2066 6002
email. didik.alamhijau@gmail.com
didik@alamhijau.co.id
website. www.alamhijau.co.id

Wahyu Faturahman
Hp. 0812 8813 3686

Kelapa Sawit yang Hanya Berbunga Jantan bisa Berbuah Berkat D.I. GROW

Pusing rasanya bila Kelapa Sawit yang kita pelihara dari kecil hingga berumur 8 tahun dan selalu diberi pupuk, pada akhirnya hanya keluar bunga jantan saja.  Hal ini yang dialami oleh Bapak Sudariyadi di Lhoksukon-Aceh Utara.  Pasti hal serupa juga pernah dialami oleh petani perkebunan Kelapa Sawit di seluruh Indonesia.

Tidak semua tanaman kelapa sawit yang ditanam Pak Sudariyadi berbunga jantan, hal ini hanya terjadi pada beberapa pohon saja. Sebelumnya Pak Sudariyadi pernah menggunakan Pupuk Borak, tapi tidak ada hasilnya. Untuk membuktikan informasi yang beliau terima dari Konsultan Pupuk D.I.Grow Bapak Ir.Suhendro Atmaja, bahwa tanaman Kelapa Sawit yang berbunga jantan, bisa dirangsang keluarnya bunga betina, akhirnya beliau uji coba pada beberapa pohon yang hanya berbunga jantan saja.

Metode aplikasi dengan cara kombinasi, disemprot ke seluruh bagian tanaman termasuk ke bunga jantan dan sistem injeksi pada batang.  Kalau disemprot, dengan menggunakan D.I Grow Red dengan dosis 250 cc/tangki 15 liter air dan semprot rutin 30 hari sekali, sedangkan sistem injeksi dengan dosis 7 cc D.I.Grow Red/70 cc air/paralon, setiap 40 hari sekali.  Setelah aplikasi 1.5 bulan, sudah mulai keluar bunga betina pada pelepah yang baru.  ”Saya sudah panen 15 janjang dari tanaman yang tadinya hanya berbunga jantan, dan  tanpa terasa sudah lebih dari setahun saya menggunakan DI Grow pada  Kelapa Sawit, dengan cara aplikasi dan perlakuan seperti ini.  Hasilnya : bunga betina terus menerus keluar.  Saya BANGGA dan PUAS setelah menggunakan D.I.Grow.  Terimakasih D.I.Grow”.

Sudariyadi
Unit 5 Ds. Babussalam, Kec.
Baktiya
Kab. Aceh Utara, NAD

Sumber : http://www.diamondindonesia.co.id/2009/12/selama-8-tahun-kelapa-sawit-hanya-berbunga-jantan-berkat-d-i-grow-akhirnya-bisa-berbuah/

Pupuk DI Grow

Kembali saya browsing tentang pupuk, saya mulai tertarik dengan pupuk ini sewaktu saya browsing dengan kata kunci tentang “agar pohon sawit jantan bisa berbuah”. Ada kesaksian yang menyatakan pupuk ini bisa merangsang pertumbuhan sawit jantan yang selama ini tidak menghasilkan apa-apa hingga akhirnya bisa menghasilkan buah.

Benar atau tidaknya saya statemen atau kesaksian petani tersebut, saya sendiri belum mencobanya, tapi bila ada teman2 di Riau, terutama di lahan gambut yang sudah mencobanya mohon konfirmasi. Dan kalau ada yang ingin mencobanya silahkan membaca cuplikan artikel-artikel dari situs yang membahas pupuk yang bersangkutan :

Berikut ini adalah artikel tentang pupuk DI Grow tsb :

DI Grow adalah pupuk organik cair terbuat dari rumput laut (seaweed) yang merupakan formula terbaik dari USA, mengandung unsur hara lengkap, baik unsur hara makro (N, P, K, Ca, Mg, S) maupun Mikro (Fe, Zn, Cu, Mo, Mn, B, Cl), Zat perangsang tumbuh (auksin, sitokinin, dan giberellin), Asam humik dan fulfic, yang mampu meningkatkan pertumbuhan, perkembangan, dan produksi tanaman secara optimal.

FUNGSI DI GROW:

 1. Sebagai Pupuk Pelengkap

Walaupun DI Grow mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap, tetapi jumlahnya sangat kecil terutama hara makro, sehingga masih membutuhkan pupuk dasar yang diberikan lewat tanah, hanya dosisnya dikurangi 30% dari dosis.

 2. Sebagai Zat Perangsang Tumbuh,

mempercepat pertumbuhan vegetatif tanaman, merangsang pembungaan/pembuahan dan mencegah bunga dan buah tidak mudah rontok (kandungan ZPT:Auksin, Sitokinin dan Giberellin).

 3. Sebagai Bahan Pembenah Tanah (Soil Conditioner)

perbaikan sifat fisik tanah agar tanah menjadi gembur kembali secara bertahap (Kandungan asam organiknya).

Fungsi utama DI Grow adalah sebagai pupuk pelengkap, bukan sebagai obat pembasmi/pestisida, namun pemberian DI Grow membuat tanaman lebih sehat. DI Grow  hanya bersifat mengurangi serangan hama dan penyakit dan tidak menghilangkannya sama sekali
 
KEUNGGULAN PUPUK DI GROW:
  1. Diproduksi oleh pabrik sendiri, berskala INTERNATIONAL
  2. Alami, organik, tidak beracun  dan ramah lingkungan
  3. Memilki R & D centre di Lembah Senai, Johor, Malaysia
  4. Sudah lulus Uji Mutu dan Uji Efektifitas, sesuai ketentuan Departemen Pertanian RI
  5. Kandungan nutrisinya lengkap dan seimbang
  6. Mengandung Zat Perangsang Tumbuh (ZPT) alami
  7. Berbentuk ion, sehingga mudah  dan cepat diserap oleh mulut daun (stomata)
  8. Praktis dan Ekonomis
  9. Cocok untuk semua jenis tanaman
  10. Jaminan kualitas dan harga terjangkau
MANFAAT PENGGUNAAN DI GROW:
  • Merangsang Pembentukan Akar dan Meningkatkan Efisiensi Pupuk Dasar
  • Memperbesar Ukuran Daun dan Memperpanjang Umur Produktif Daun
  • Meningkatkan Penimbunan Bahan Fotosintesa dalam Bentuk Buah/Umbi
  • Merangsang Pembentukan Bunga
  • Menurunkan Tingkat Kerontokan Bunga/Buah
  • Memperpanjang Umur Produktif Tanaman
  • Meningkatkan Daya Tahan terhadap Serangan Hama/Penyakit

Baca tentang : Sawit Jantan Akhirnya Bisa Menghasilkan Buah

Sumber : http://diamondindonesia.com/index.php?m=61&id=17

Pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) Untuk Pupuk Organik (Kompos) dengan Bioaktivator Tricoderma sp di Kebun Sawit

 Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS), atau sering disebut juga tankos adalah limbah dari pengolahan pabrik kelapa sawit (PKS). Setelah melalui perebusan tandan sawit akan dirontokkan buah-buahnya. Sisanya adalah tandan yang sudah kosong buahnya. TKKS ini masih diperas lagi untuk mengambil sisa-sisa minyak yang masih ada di dalamnya. Kemudian melalui konveyor TKKS diangkut ke tampat penampungan TKKS. Tankos yang dihasilkan dalam proses pengolahan tandan buah segar cukup berlimpah.
Pengolahan atau pemanfaatan TKKS oleh PKS masih sangat terbatas, sebagian besar TKKS ditimbun menjadi mulsa di perkebunan kelapa sawit,cara lain dapat diolah menjadi kompos yang digunakan sebagai pupuk organik sehingga mampu menggantikan atau mengefektifkan pupuk kimia (anorganik) sehingga biaya pembelian pupuk dapat ditekan. Namun dalam pembuatan TKKS menjadi kompos mengalami beberapa kendala diantaranya waktu pengomposan, fasilitas yang harus disediakan dan biaya pengolahan TKKS tersebut. Dengan cara konvesional dekomposisi TTKS menjadi kompos dapat berlangsung dalam waktu 6 bulan sampai dengan 1 tahun. Lamanya waktu ini berimplikasi pada luas lokasi, tenaga kerja, dan fasilitas yang diperlukan untuk pengomposan TKKS tersebut. Agar proses pengomposan dapat berlangsung lebih cepat dapat ditambahkan activator pengomposan yang berbahan aktif mikroba decomposer dalam mempercepat proses pengomposan.
Salah satu mikroba yang sering digunakan dalam pengomposan diantaranya Tricoderma sp. Mikroba ini menghasilkan enzim yang dapat mendegradasi senyawa lignoselulosa secara cepat,dan dengan mikroba ini tidak memerlukan proses pembalikan lagi dalam proses pengomposan asalkan activator yang diberikan secara merata, sehingga mengurangi biaya dan tenaga kerja dalam pengomposan. Disamping sebagai decomposer, jamur Tricoderma sp dapat berperan sebagai jamur antagonis yang bersifat preventif (pencegahan) terhadap serangan penyakit tanaman diantaranya penyakit jamur akar (ganoderma)

Sumber : http://dr-plant.blogspot.com/2012/07/pemanfaatan-tandan-kosong-kelapa-sawit.html