Kelapa Sawit

Asam Humat, Solusi Mengatasi Kesuburan Tanah

Petani asal Desa Parakan Salak, Kecamatan Parakan Salak, Sukabumi, Jawa Barat itu dibantu beberapa orang buruh tani yang tak lagi muda dengan semangat merontokkan bulir-bulir gabah dengan cara “gepyokan” (memukulkan rumpun batang padi yang telah dipotong ke batu atau kayu hingga bulir gabah terlepas). Varietas yang ditanamnya adalah Ciherang. More

Daftar Harga TBS Kelapa Sawit Bulan Januari 2015 di Propinsi Kalimantan Barat (Kalbar)

Harga Buah Sawit di Kalbar naik antara Rp 72  s/d  97 /Kg

Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit untuk bulan Januari 2015 berdasarkan data dari Pemda Kalimantan Barat (Kalbar) :

Umur

Harga  TBS
(Rp/Kg)

3 Tahun

1.156,43

4 Tahun

1.254,12

5 Tahun

1.346,41

6 Tahun

1.384,51

7 Tahun

1.435,37

8 Tahun

1.480,05

9 Tahun

1.520,25

10 – 20 Tahun

1.572,17

 21 Tahun  1.540,20
 22 Tahun  1.529,54

23 Tahun

 1.458,31

24 Tahun

 1.423,30

25 Tahun

 1.377,28

Harga Rerata TBS      =       Rp 1.486,94

Sumber : Dinas Perkebunan Kalbar

  • Harga rata-rata CPO               = Rp 7.294,62 /Kg
  • Harga rata-rata Inti Sawit / PKO   = Rp 4.088,54 /Kg
  • Indeks “K”                                      =  88,87 %

Aneka Info Tentang Sawit :

Berita/Artikel Menarik Lain di:

Harga Buah Sawit Bulan Januari 2015 di Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel)

Kepala Bidang Produksi Perkebunan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Barito Utara Bahruddinsyah membenarkan bahwa harga :

  • TBS awal Januari 2015 sebesar Rp 1.534/kg
    (turun Rp 19 dari Desember 2014)
  • Harga inti sawit (PKO) Rp. 3.920
  • Harga CPO = Rp. Rp 7.560/kg.

Ketetapan harga TBS ini merupakan hasil rapat perusahaan dengan anggota koperasi dan petani plasma yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Harga TBS Sawit Bulan Januari 2015 Kalimantan Timur/Samarinda

Hasil Rapat Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Perkebun di daerah Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda bersama Gapki (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) di pulau Derawan kabupaten Derau untuk periode Bulan Januari 2014 :

Umur

Harga  TBS
(Rp/Kg)

3 Tahun

1.333,45

4 Tahun

1.362,22

5 Tahun

1.389,56

6 Tahun

1.425,57

7 Tahun

 1.439,66

8 Tahun

1.474,72

9 Tahun

1.508,84

10 -20 Tahun

1.520,77

Sumber : Dinas Perkebunan Kaltim

Harga rata-rata CPO                         = Rp 7.371,21 /Kg
Harga rata-rata Inti Sawit  (kernel) = Rp 3.745,61 /Kg
Indeks “K”                                                =       84,84 %

Aneka Info Tentang Sawit :

Berita/Artikel Menarik Lain di:

Bea Keluar CPO Tetap 0 Persen pada Januari 2015

Jum’at, 2 Januari 2015
Oleh : Ricky Anderson, Arie Dwi Budiawati

Ini efek melemahnya harga dunia minyak kelapa sawit dan biji kakao.

Kementerian Perdagangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan No. 93/M-DAG/PER/12/2014 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar. Aturan tersebut berisi bahwa bea keluar (BK) minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) pada Januari ini, sama dengan Desember 2014, yaitu sebesar 0 persen.

“Penurunan harga referensi dan HPE untuk produk CPO dan biji kakao disebabkan oleh melemahnya harga internasional untuk komoditas tersebut,” kata Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Partogi Pangaribuan, dikutip dari keterangannya pada Jumat, 2 Januari 2015.

Partogi mengatakan, harga CPO (di bawah tingkat ambang batas pengenaan BK) di level US$750 menjadi alasan komoditas ekspor ini dikenakan BK 0 persen, untuk CPO dan produk turunannya pada Januari 2015.

“Rendahnya harga referensi dan HPE CPO saat ini disebabkan oleh masih lemahnya harga CPO internasional yang disebabkan oleh oversupply pasar internasional minyak nabati dunia, terutama oleh minyak nabati dari sumber lain sebagai kompetitor CPO,” kata dia.

Partogi mengatakan penetapan HPE Januari 2015 dilakukan setelah berkoordinasi dengan instansi terkait dan menyikapi perkembangan harga komoditas, baik nasional maupun internasional.

Sekadar informasi, produk pertanian dan kehutanan yang dikenakan BK adalah produk CPO, biji kakao, kayu, dan kulit. Penetapan HPE CPO didasarkan pada harga referensi CPO US$696,6 per metrik ton (MT) yang turun sebesar US$36,56 atau 4,99 persen dari periode bulan sebelumnya, yaitu US$733,16 per MT, sehingga didapat HPE CPO sebesar US$625 per MT. HPE ini turun US$37 atau 5,59 persen dibandingkan periode bulan sebelumnya yang sebesar US$662 per MT.

Sedangkan harga referensi biji kakao untuk penetapan HPE biji kakao turun US$44,18 atau 1,51 persen, yaitu dari US$2.929,75 per MT menjadi US$2.885,57 per MT, sehingga berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang juga turun sebesar US$43 atau 1,6 persen dari US$2.631 per MT pada periode bulan November menjadi US$2.589 per MT.

Namun, BK biji kakao tidak berubah dibandingkan periode bulan sebelumnya, yaitu sebesar 10 persen. Sementara itu, untuk HPE maupun BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya.

Sumber :

http://nasional.news.viva.co.id/news/read/574306-bea-keluar-cpo-tetap-0-persen-pada-januari-2015